Ragu mulai merasuk
Tulang serasa merinding
Seakan ada beban bertumbuh di punggung
Seperti sayap berat yang terkulai lemas
yang kuseret di balik langkah enggan
Ada kengiluan di sana.
Ngilu seperti rindu.
Rindu untuk punya arti.
"Kenapa kau tak pakai aku?"
Ya, kenapa tak kupakai engkau.
Sayap itu merekah,
mengangkatku dari tanah yang kupijak,
ke negeri yang biasa kupandang dengan tak henti segala angan dan khayal
Begitu?
Demikian?
Dan kau ada di bawah sana
Entah memandang ke mana.
"Kau lihat aku?"
Ku simpan kembali sayap.
Sayap bisa menunggu
Kupercayakan tanah untuk menyambut lagi
Kupercayakan rumput untuk menari
Dan kubernafas lagi.
Tulang serasa merinding
Seakan ada beban bertumbuh di punggung
Seperti sayap berat yang terkulai lemas
yang kuseret di balik langkah enggan
Ada kengiluan di sana.
Ngilu seperti rindu.
Rindu untuk punya arti.
"Kenapa kau tak pakai aku?"
Ya, kenapa tak kupakai engkau.
Sayap itu merekah,
mengangkatku dari tanah yang kupijak,
ke negeri yang biasa kupandang dengan tak henti segala angan dan khayal
Begitu?
Demikian?
Dan kau ada di bawah sana
Entah memandang ke mana.
"Kau lihat aku?"
Ku simpan kembali sayap.
Sayap bisa menunggu
Kupercayakan tanah untuk menyambut lagi
Kupercayakan rumput untuk menari
Dan kubernafas lagi.
wawkawkawkaw maap ya puisi nyampah XD